CONTOH KASUS PERILAKU MANUSIA YANG MENYEBABKAN PERUBAHAN TATANAN LINGKUNGAN : BAIK ALAM MAUPUN KEBUDAYAAN
A. CONTOH TERHADAP ALAM
- Buang sampah sembarangan. Semua sudah tahu kalau buang sampah sembarangan akan menimbulkan banyak permasalahan seperti merusak keindahan, saluran air tersumbat, pendangkalan sungai, merusah habitat ikan, mengganggu sirkulasi udara dalam tanah (forus). Dan pada akhirnya dapat menyebabkan banjir.
- Penggunaan kemasan plastik. Plastik termasuk bahan yang sangat lambat hancur, sehingga penggunaan besar-besaran plastik akan menambah besar volume sampah yang tidak terdaur ulang secara alami. Kurangi penggunaan plastik seperti kantongan kresek, pilih produk yang memasannya tidak menggunakan plastik.
- Penggunaan listrik secara berlebihan. Menghidupkan TV atau AC tanpa ada orang yang menggunakannya juga bisa menjadi salah satu penyebab perubahan tatanan alam.
- Penggunaan tissu yang berlebihan. Tissu terbuat dari kertas dan berasal dari kayu. Penggunaan yang berlebihan mendorong meningkatnya produksi tissu dan meningkatkan penebangan pohon, sementara peremajaan dan penghijauan tidak bisa berjalan cepat.
- Lupa menutup kran dan airnya terbuang, pergunakan kran dengan penutup otomatis bila air sudah penuh di bak penampungan air. Suatu saat harga air melebihi harga bahan bakar minyak.
- Mencetak (print) di kertas hanya satu sisi saja. Sama seperti tissu, bahan baku kertas berasal dari pohon, pergunakan kertas seefisien mungkin untuk mengurangi penebangan pohon.
- Penggunaan mobil pribadi. Bila setiap 1 orang menggunakan mobil pribadi di jalan raya maka bukan hanya kemacetan saja yang menjadi masalahnya tetapi efisiensi penggunaan bahan bakar juga menjadi sangat rendah, pergunakan angkutan umum semaksimal mungkin. Pemerintah harus lebih giat dalam memaksimalkan penyediaan angkutan umum yang nyaman bagi masyarakat.
- Penggunaan pestisida secara berlebihan. Pestisida sangat beracun sehingga dapat membunuh makhluk hidup di sungai bahkan dapat merusak lahan pertanian itu sendiri.
- Pembakaran hutan. Karena lahan di kota atau di kawasan pertanian semakin sempit, maka hutan pun dikorbankan. Hutan digunduli dan dijadikan kawasan perumahan atau perkebunan. Apalagi dengan cara dibakar. Bisa saja kawasan hutan yang tidak perlu digunduli malah ikut terbakar. Hal ini menyebabkan terjadinya kerusakan pada keanekaragaman hayati karena banyak jenis tumbuhan yang mati serta hewan yang kehilangan tempat tinggal
- Penangkapan ikan dengan bahan peledak. Ini tentu saja sangat merusak habitat di laut. Bahan peledak tidak hanya dapat membunuh ikan, tetapi juga dapat merusak terumbu karang. Padahal terumbu karang adalah habitat alami hewan-hewan di laut. Hal ini berdampak pada kerusakan keanekaragaman hayati di laut.
1. Modernisasi
Modernisasi mungkin merupakan persoalan menarik yang dewasa ini
merupakan gejala umum di dunia ini. Kebanyakan masyarakat di dunia
dewasa ini terkait pada jaringan modernisasi, baik yang baru
memasukinya, maupun yang sedang meneruskan tradisi modernisasi. Secara
historis, modernisasi merupakan suatu proses perubahan yang menuju pada
tipe sistem-sistem sosial, ekonomi, dan politik yang telah berkembang di
Eropa Barat dan Amerika Utara pada abad ke-17 sampai 19. Sistem sosial
yang baru ini kemudian menyebar ke negara-negara Eropa lainnya serta
juga ke negara-negara Amerika Selatan, Asia, dan Afrika.
2. Westernisasi
Westernisasi adalah sikap meniru dan menerapkan unsur kebudayaan Barat
apa adanya tanpa diseleksi. Berlangsungnya westernisasi melalui
interaksi sosial yang berupa kontak sosial langsung ataupun tidak
langsung. Westernisasi dapat berlangsung terutama melalui media cetak
dan elektronik, seperti buku, majalah, televisi, video dan internet.
http://icukuk.blogspot.co.id/2014/06/7-perilaku-yang-merusak-lingkungan.html
http://hedisasrawan.blogspot.co.id/2014/06/6-contoh-kegiatan-manusia-yang.html
https://infosos.wordpress.com/kelas-xii-ips/modernisasi-dan-globalisasi/
Komentar
Posting Komentar